Cerita Dewasa | Multi orgasme Indah

Setelah Indah duduk dan istirahat kamipun membuka percakapan, Indah begitu ramah dan pintar mengolah kata-kata sehingga suasana dan obrolan menjadi sempurna, dan akrap, inilah yang menjadi bagian terpenting bagi kami dalam mengolah permainan sex yang sempurna untuk menciptakan multi orgasme, karena percakapan dan pengenalan satu sama lain dapat memberikan dorongan terciptanya sex yang baik.

Kekecewaan dia dengan suaminya yang kurang bisa memberikan kehangatan sangat dipengaruhi persoalan kurangnya komunikasi, tidak adanya keterbukaan, dan kelelahan suami dapat saja menyebabkan tidak harmonisnya hubungan sex yang seimbang, karena di lain pihak istri menjadi haus akan sentuhan dan kehangatan laki-laki, siapapun dia orangnya, yang penting bisa memberikan kehangatan.

Percakapan terus berlanjut, yang akhirnya aku arahkan pada situasi untuk menciptakan suasana yang tenang, dan romantis, ku nyalakan radio dengan lagu-lagu yang lembut, yang bisa memberikan suasana damai, dan menyejukkan hati, dengan maksud untuk menghilangkan beban pikiran yang mungkin berada pada kami berdua.

Akhirnya rangsangan-rangsanganpun aku mulai dan Indah terlihat mendongak menahan birahi yang sudah semakin tinggi, terlihat bibirnya merekah basah, aku nggak tahan dan spontan kucium dan kulumat bibirnya, ternyata dibalas dengan buas oleh Indah, bibir kami menyatu dan lidah kami saling mengulum, tangan kami bergerilnya mencari titik-titik rangsang, ciumanpun berlangsung cukup lama, kemudian tanganku berusaha untuk membuka pakaian yang dikenakannya, bibirku beralih ke telinga Indah, dia pun berteriak.
aahh.. say geli.., geli say
Tapi itu tidak kuhiraukan terus aku hisap-hisap lembut telinganya, kemudian bergeser ke belakang telinganya yang ternyata merupakan salah satu titik kelemahan Indah, dia begitu terangsang.

Heemm say.. oaauu, geli, enak truss akkhh.., oouu.. geli say aaooww
Dia trus merintih geli, enak katanya, bajunya terbuka langsung kulempar ketepi.
Wooww kamu benar-benar cantik, Say
Putih mulus dengan payudara yang menantang yang tertutup BH hitam, kuraba kaitan BH-nya, kulepas dan wow putih mulus dengan dua bukit payudaranya yang menantang, ku sentuh putingnya yang sudah mengeras dan memerah.
aahh.. aakhh
Dia begitu semakin terangsang akibat telinga dan putingnya ku mainkan badannya liar mengelinjang keenakan.
oouuhh say, teruss, enaak say.
Indah terus mengeluh dan keenakan membuatku semakin terangsang untuk menikmati tubuhnya, kupindahkan bibir turun kebawah, ku jilati lehernya yang putih mulus, ku kecup berulang-ulang hingga dia kegelian, turun terus kebawah kudapati putingnya, lalu kuhisap lembut, keras dan lembut lagi.
aahh.. ouuhh teruss say.. enak sayy.
Tampak putingnya sudah semakin memerah, kujilati dan ku hisap bergantian puting kanan lalu kekiri, seperti bayi yang kehausan, dia semakin menggelinjang liar tubuhnya, dan berteriak-teriak, tanganku juga turut aktif, ku raba perutnya halus ketekan sedikit demi sedikit antara pusar dan memeknya, keras teraba dan tumbuh bulu-bulu halus disekitar itu.

Kubuka celananya dan kuploroti, tangan Indah turut membatu hingga aku tidak mengalami kesulitan untuk menelanjanginya.
Lagi-lagi pemandangan yang sempurna, kulihat gundukan kecil menantang disela-selah selangkangannya, ditutupi CD warna hitam, ku raba, ku jamah dan ku usap selangkangannya, pahanya halus mulus, dia semakin liar dan segera kubuka CD hitamnya kuraba dan ternyata sudah basah, dia begitu terangsang dan sangat menikmatinya, lama kumainkan itilnya, dengan jariku dia berteriak keras, Akkhh.. sayy enakk sayy suaranya bergetar diiringi liarnya liuk-liuk tubuhnya, jariku liar keluar masuk kedalam memeknya kutekan lembut.
Aoo.. enak.. ahh sayy, teruuss, aakkh, dia nggak tahan.

Lama kumainkan jariku didalam dan menekan halus itilnya, dia trus mengeliat liar tubuhnya, kulepas bibirku dalam putingnya langsung ku papah dia menuju kasur dan merebahkan indah duduk di tepi kasur, sambil berjongkok ku hisap itilnya, lidahku bermain di rongga memeknya dia melengguh panjang
Akkhh.. say.. enak, say aku mau pipis nih akhh
Keluarkan, jawabku karena kutau itu adalah orgasme yang akan terjadi.
Akkhh.. keluar sayy.. akk, enakk, ngilu.. akh.. ngelayang saayy aku ngelayang.. akkhh
Tidak habis-habisnya dia berteriak, badannya bergetar, kubiarkan dia mengekpresikanya, lidahku trus bermain halus menghisap lembut itilnya, akhirnya dia lemas dan berbaring merebahkan badannya di kasur, tubuhnya masih mengejang, namun lidahku masih truss bergerilya didalam memeknya, menghisap lembut itilnya, membantu dia mengekpresikan gairahnya, agar lepas dan melayang.

Tiba-tiba Indah bangkit langsung memeluk dan menciumku.
Thanks honey, kamu pintar sekali.
Yup say, gimana enak?
Woow fantastik sekali, melayang, terbang nih rasanya, aku kalah 1:0 nih sama kamu.
Sambil bicara Indah langsung meraih selangkanganku dan menangkap senjata andalanku, dia memohon.
Beri saya ini Hon?.
Tanpa menunggu jawaban, dia langsung membuka celana panjang dan CD saya, langsung senjata andalanku keluar dengan berdiri tegak, menantang. Indah langsung terbelalak matanya melihat benda dihadapannya, dia pegang erat seolah tidak rela burung itu terbang meninggalkannya.
Fantastik honey, bener kamu bilang, panjang betul, hampir menyentuh puser kamu nih
He he he, aku pun tertawa.
18 cm Hon.., centi demi centi hingga ujung memek kamu akan tersentuh senjataku ini.
Tanpa menunggu waktu lagi dia langsung mengelus meremas halus, dan mengocoknya senjataku.
Ackkh.. enak honey.., trus say.. akkh, aku melenguh keenakan.
Sambil tanganku bermain di payudaranya, kuremas halus dan kusentuh putingnya lembut. Indah pun terbangkit lagi gairahnya, kemudian diarahkan senjataku ke mulutnya, hanya bisa masuk setengah dari senjataku dimulutnya, dihisap lembut, maju mundur berirama, senjataku masuk dalam mulutnya.

Enak honey akkhh
Aku merasakan kenikmatan yang tiada tara, ternyata Indah terlalu pintar dalam memainkan senjata ku.
Akkhh enak.. geli say.. trus say, aku memohon.
Lama dia memainkan senjataku, akhirnya dia terangsang berat, akibat suara-suara yang keluar dari mulutku, dan sentuhan-sentuhan tanganku pada titik-titik rangsangannya, di payudara, telinga, lehernya, dan remasan-remasan rambut yang ku sentuh halus.

Kemudian dia bangkit dan melepaskan senjataku dalam mulutnya, diapun merengek dan meminta untuk segera memasukkan senjataku ke dalam memeknya yang sudah gatal ingin segera diteMbak, akupun mengiyakan dan langsung naik menuju tempat tidur dengan posisi duduk dengan kaki kulipat, Indah mengikuti langkahku dan berdiri di atas tempat tidur kemudian melebarkan kakinya didepanku, memeknya persis di hadapan mukaku, dia ingin membungkuk turun, langsung ku cegah, tanganku meraih pahanya, kesentuh halus memeknya dengan bulu-bulu halus menantang.

Akkhh.. Hon, gatal nih cepet donk masukkan
Aku tak menghiraukan permohonannya langsung kuarahkan mulutku ke memeknya, kuhisap lagi lembut itilnya dia bergetar dan
Ahhkk gatall.. akkh trus.. Hon, enaakk
Bicaranya bergetar, pantatnya bergoyang bagai Inul menari, tangannya menjaMbak rambutku, bertubi-tubi.
Hemm.. hemm, terdengar lagi suara dalam mulut indah, dia kegelian dan merintih, lama lidahku bermain di memeknya, hisap, gigit, jilat lidahku bermain.
Pada satu ketika Indah berteriak, Please honey.. nowww..!, masukin sekarang sayy dia terus berteriak meminta untuk segera dicoblos, namun aku trus saja mengigit lembut, menjilat, dan menghisap itilnya.
Kamu jahat Ed..! teriaknya lagi, sambil diikuti dengan melelehnya air dari dalam memeknya, ternyata Indah mengalami lagi orgasme yang kedua.
Pada saat orgasme, kaki Indah lemas, lunglai, kemudian sambil menjaMbak rambutku badannya turun, dengan selangkangan yang terbuka dan memeknya yang menganga langsung ku sambut memeknya dengan senjataku.
aaooww teriak halus indah, karena senjataku langsung masuk ke dalam memeknya.
Dalam situasi orgasme, kemudian ku bantu dia dengan memasukkan senjataku perlahan-lahan, centi demi centi senjataku masuk kedalam memeknya yang sudah basah kuyup, dan kurasakan hangat tersentuh dalam senjataku yang panjang ini, Indah pun berteriak-teriak keenakan.
Hemm.. ackk.. enak Hon.., akkh. Dia terus berteriak seperti itu, nikmat rasanya.
5 centi, 10 centi dan akhirnya masuk seluruhnya senjataku ditelan memeknya.
Dan indaHPun berteriak, Ahh Honey masuk semua nih, akk enak.. enak, enak, seperti anak kecil yang terlalu gembira mendapatkan permen kesukaanya.
Sambil bergetar, badannya turun naik berirama menikmati senjataku.
Achh.. achh mulut Indah nggak bisa diam dia terus berteriak keenakan.
Achh.. enak, enak, aku baru ngerasain ini Hon, enaakk.., enak bener kontol kamu, enak.. aduh tembus nih, enakk
Aku pun mengikuti ekspresinya, kubantu dia dengan bisikan suara-suara yang mengairahkan.
Hemm.. trus honey.. rasakan kenikmatan ini, lakukan kemauanmu, truss.., terserah kamu.
Akhirnya pantatnya naik turun lebih cepat dengan bantuan tanganku menopang dipahanya, tak lama kemudian, dia berteriak lebih keras, sambil badannya bergetar hebat, tanda dia telah mencapai klimaks lagi, tubuhku dipeluk erat, genjotannya mulai bergerak perlahan.
Ackkhh.. Ed keluar lagi.., akkhh.. enak.
Ternyata sentuhan yang diterima memeknya dari senjataku membuat dia begitu menikmatinya centi demi centi sangat dia rasakan.
Sejenak terpikir olehku aku begitu heran kenapa aku belum juga keluar ejakulasi, ternyata inilah yang membuat aku bisa bertahan, rasa ingin memuaskan pasangan membuatku begitu perkasa di hadapannya.

Akhirnya kami istirahat sebentar untuk memulihkan stamina Indah, aku khawatir dia terlalu lelah setelah menikmati 3 kali orgasme.

Tamat




sumber

Dikagumi Orang, Dewi Cinta Suka Tonjolkan Dada

Dewi Cinta (Foto: dok. pri)
Dewi Cinta punya bagian tubuh yang paling dia suka karena dianggap seksi, yaitu payudaranya. Pelantun "Habis Rasaku" ini pun menyebut banyak orang yang suka dengan bagian tubuhnya itu.

"Dada. Karena banyak orang menyukainya, jadi lama-lama saya ikutan menyukainya," ujarnya saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta. 

Namun, bintang sinetron Pernikahan Dini ini tidak mau disebut sebagai orang ekshibisionis atau suka memperlihatkan bagian vital tubuhnya di hadapan orang lain. Pelantun "Whatever" ini hanya ingin menyesuaikan penampilannya. 

"Tidak, karena saya tidak perlu menjadi seperti itu untuk orang menyukai saya dengan yang sekarang," katanya.



sumber

Yuk Kita Sahur Ditegur KPI, Trans TV Minta Dimaklumi

Olga (Foto: Egie/Okezone)
Program acara komedi pada waktu sahur tengah menjadi sorotan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) karena dianggap tidak memenuhi semangat bulan Ramadan.

Salah satu program acara sahur yang terkena semprit KPI adalah Yuk Kita Sahur yang tayang di Trans TV. Bahkan, KPI telah memberikan surat teguran tertanggal 16 Juli 2013, lantaran acara ini banyak mengandung lawakan yang melecehkan.

Meski selalu memberi peringatan sebelum acara dimulai, namun menurut produser Yuk Kita Sahur,Shandy, wajar jika para pemainnya tidak sengaja berbuat hal yang tidak diinginkan. Apalagi acara tersebut disiarkan secara langsung sehingga tanpa proses editing.

"Maklum lah, namanya juga acara live (langsung) enggak ada editing jadi susah. Tapi selalu kita peringati kepada pemain agar hati-hati," ujar Shandy saat dihubungi lewat telepon, Kamis (18/7/2013).



sumber

Cerita Dewasa | Pelet Udin

Yeni ditugaskan sebagai pimpinan unit sebuah bank BUMD di sebuah kabupaten. untuk itu maka ia harus berpisah dengan suaminya yang bekerja sebagai dosen dan pengusaha di kota. Yeni menyewa sebuah kamar paviliun yang dihuni oleh seorang wanita tua yang anak-anaknya pada ke kota semua.

Pada hari pertama ia bertugas, banyak sekali kesan yang dapat di terimanya dari para bawahannya di kantor. Yeni pulang pergi ke kantor selalu menumpang bendi (delman) yang dimiliki oleh tetangganya yang bernama Udin, kebetulan Udin telah kenal baik dengan Mak Minah pemilik rumah yang ditempati Yeni. Udin seorang duda yang berumur kurang lebih 45 tahun, cerai dan tidak memiliki anak. Jarak rumah Udin dan Yeni memang jauh sebab di desa itu antara rumah dibatasi oleh kebun kelapa. Karena terlalu sering mengantar jemput Yeni, maka secara lambat laun ada perasaan suka Udin terhadap Yeni namun segala keinginan itu di buang jauh-jauh oleh Udin karena ia tahu Yeni telah mempunyai suami dan setiap minggu suami Yeni selalu datang, tingkah suami istri itu selalu membuat Udin tidak enak hati, namun ia harus pasrah bagaimanapun sebagai suami istri layaklah mereka berkumpul dan bermesraan untuk mengisi saat kebersamaan.

Udin setiap hari selalu melihat sosok keelokan tubuh Yeni tapi bagaimana caranya menaklukannya, sedang birahinya selalu minta dituntaskan saat bersama Yeni diatas bendinya. Kemudian timbullah pikiran licik Udin dengan meminta pertolongan seorang dukun, ia berkeinginan agar Yeni mau dengannya. Atas bantuan dukun itu, Udin merasa puas dan mulailah ia mencoba pelet pemberian dukunnya.

Siang saat Yeni menumpang bendi, Udin melihat paha Yeni yang putih mulus itu, kejadian itu membuat birahi Udin naik dan kejantanannya berdiri saat itu ia mengenakan celana katun yang longgar sehingga kejantanannya yang menonjol terlihat oleh Yeni, Udin malu dan berusaha membuang muka, sedang Yeni merasa tidak enak hati dan menutupkan pahanya, wajahnya bersemu merah ia merasakan bahwa batang kemaluan Udin itu memang besar dan panjang tidak seperti milik suaminya. Ia tahu pasti kalau bercinta dengan Udin akan dapat memberikan anak baginya serta kepuasan yang jauh berbeda saat bercinta dengan suaminya, memang saat akhir-akhir ini frekwensi hubungan seks dengan suaminya agak berkurang dan suaminya cepat selesai, telah 2 tahun menikah belum ada tanda-tanda ia hamil ini semakin membuat ia uring-uringan dan kepuasan yang dia harapkan dari suaminya tidak dapat Yeni nikmati. Sedang kalau ia melihat sosok Udin tidaklah sebanding dengannya karena status sosial dan intelektualnya jauh dibawah suaminya ditambah face-nya yang tidak masuk katagorinya di tambah lagi kehidupan Udin yang bergelimang dengan kuda kadang membuatnya jijik, namun semua itu dibiarkannya karena Yeni butuh bantuan Udin mengantar jemput, ditambah Udin memang baik terhadapnya.

Kalau dilihat sosok Yeni, ia seorang wanita karier berusia 27 tahun dan ia telah bekerja di bank itu kurang lebih 4 tahun, ia menikah dengan Beni, belun dikaruniai anak, tingginya 161 cm, rambut sebahu dicat agak pirang, kulit putih bersih dan memiliki dada 34B sehingga membuat para lelaki ingin dekat dengannya dan menjamah payudaranya yang montok dan seksi.

Dengan berbekal pelet yang diberikan gurunya, Udin mendatangi rumah Yeni. Malam itu gerimis dan Udin mengetuk pintu rumah Yeni. Kebetulan yang membukakan pintu adalah Yeni yang saat itu sedang membaca majalah.
"Eee.. Bang Udin tumben ada apa Bang?" tanya Yeni.
"Ooo.. saya ingin nonton acara bola sebab saya tidak punya televisi apa boleh Bu Yeni?" jawab Udin.
"Ooo.. boleh.. masuklah.. Bang.. langsung aja ke ruang tengah, televisi disitu.." Yeni menerangkan sambil ia menutup pintu. Diluar hujan mulai lebat.
"Sebentar ya Bang?" Yeni ke belakang, membuatkan minum untuk Udin. Udin duduk diruangan itu sambil melihat televisi.

Tidak berapa lama Yeni keluar membawa nampan berisi segelas air dan makanan kecil, sambil jongkok ia menyilakan Udin minum. Saat itu Udin sempat terlihat belahan dada Yeni yang mulus sehingga Udin berdesir dadanya karena kemulusan kulit dada Yeni. Sambil minum Udin menanyakan, "Mak Minah mana Bu, kok sepi aja?"
"Ooo Mak Minah sudah tidur," jawab Yeni.
"Bagaimana kabarnya Bang?" Yeni membuka pembicaraan. "Baik-baik saja," jawab Udin sambil melafalkan mantera peletnya. Sambil menonton Udin berulang-ulang mencoba manteranya, saat itu Yeni sedang asyik membaca majalah. Merasa manteranya telah mengenai sasaran, Udin berusaha mengajak Yeni bicara tentang rumah tangga Yeni dan suaminya, diselingi ngomong jorok untuk membuat Yeni terangsang.

Bu, sudah berapa lama Ibu kawin dan kenapa belum hamil?" tanya Udin.
"Lho malu saya Bang, soalnya suami saya sibuk dan saya juga sibuk bekerja bagaimana kami mau berhubungan dan suami saya selalu egois dalam bercinta." jawab Yeni menjelaskan.
"Oh begitu? bagaimana kalau suami ibu jarang datang dan ibu butuh keintiman?" tanya Udin.
"Jangan ngomong itu dong Bang, saya malu masa rahasia kamar mau saya omongin ama Abang?" jawab Yeni.
"Bu Yeni, saya tau Ibu pasti kesepian dan butuh kehangatan lebih-lebih saat hujan dan dingin saat ini apa Ibu nggak mau mencobanya?" Udin berkata dengan nada terangsang.
"Haa.. dengan siapa?" jawab Yeni, "Sedang Beni suamiku di kota," timpalnya.
"Dengan saya.." jawab Udin.
"Haa gila! masa saya selingkuh?" Yeni menerangkan sambil mengeser duduknya. Udin merasa yakin Yeni tidak menolak jika ia memegang tangannya.

"Jangan lah Bang, nanti dilihat Mak Minah." Yeni mengeser duduknya.
"Oooh.. Mak Minah udah tidur tapi..?" jawab Udin memegang tangan Yeni dan mencoba memeluk tubuh mulus itu. Sambil mencoba melepaskan diri dari Udin Yeni beranjak ke kamar, ia memang berusaha menolak namun pengaruh dari pelet Udin tadi telah mengundang birahinya. Ia biarkan Udin ikut ke kamarnya. Saat berada di kamar, Yeni hanya duduk di pingir ranjangnya dan Udin berusaha membangkitkan nafsu Yeni dengan meraba dada dan menciumi bibir Yeni dengan rakus sebagaimana ia telah lama tidak merasakan kehangatan tubuh wanita. Udin berusaha meremas dada Yeni dan membuka blous tidur itu dengan tergesa-gesa, ia tidak sabar ingin menuntaskan birahinya selama ini. Sementara mulutnya tidak puas-puasnya terus menjelajahi leher jenjang Yeni turun ke dada yang masih ditutupi BH pink itu. Sementara Yeni hanya pasrah terhadap perbuatan Udin, ia hanya menikmati saat birahinya ingin dituntaskan.

Kemudian tangan Udin membuka tali pengikat BH itu dari belakang dan terlihatlah sepasang gunung kembar mulus yang putingnya telah memerah karena remasan tangan Udin. Dengan mulutnya, Udin menjilat dan mengigit puting susu itu sementara tangan Udin berusaha membuka CD Yeni dan mengorek isi goa terlarang itu. Udinpun telah telanjang bulat lalu ia meminta Yeni untuk mengulum batang kemaluannya, Yeni menolak karena batang kejantanan Udin panjang, besar dan baunya membuat Yeni jijik. Dengan paksa Udin memasukan batang kejantanannya ke mulut Yeni dengan terpaksa batang kejantanan itu masuk dan Yeni menjilatnya sambil memainkan lidah di ujung meriam Udin. Udinpun tidak ketinggalan dengan caranya ia memainkan lidahnya di liang kewanitaan Yeni, lebih-lebih saat ia menemukan daging kecil di belahan liang kewanitaan itu dan dijilatinya dengan telaten sampai akhirnaya setelah berualng-ulang Yeni klimaks dan menyemburkan air maninya ke mulut Udin. Saat lebih kurang 20 menit Udinpun memuncratkan maninya ke mulut Yeni dan sempat tertelan oleh Yeni.

Kemudian Udin mengganti posisi berhadap-hadapan, Yeni ditelentangkannya di ranjang dan di pinggulnya diletakkan bantal lalu ia buka paha Yeni dengan menekuk tungkai Yeni ke bahunya. Sambil tangannya merangsang Yeni kedua kalinya Udinpun meremas payudara Yeni dan mengorek isi liang kewanitaan Yeni yang telah memerah itu, lalu Yeni kembali dapat dinaikkan nafsunya sehingga mudah untuk melakukan penetrasi. Bagi Udin inilah saat-saat yang di tunggu-tunggunya, paha yang telah terbuka itu ia masukkan batang kejantanannya dengan hati-hati takut akan menyakiti liang kewanitaan Yeni yang kecil itu. Berulang kali ia gagal dan setelah sedikit dipaksakan akhirnya batang kejantanannya dapat masuk dengan pelan dan ini sempat membuat Yeni kesakitan. "Ouu.. jangan keras-keras Bang, ntar berdarah," kata Yeni. "Sebentar ya.. Yen sedikit lagi," kata Udin sambil mendorong masuk batang kejantanannya ke dalam liang kewanitaan sempit itu. Dengan kesakitan Yeni hanya membiarkan aksi Udin itu dan mulutnya telah disumbat oleh bibir Udin supaya Yeni tidak kesakitan. "Ooouu.. ahh.. ahh.. aahh.." hanya itu yang terdengar dari mulut Yeni dan itu berlangsung lebih kurang 17 menit dan akhirnya Udin menyemburkan air kenikmatannya dalam liang kewanitaan Yeni sebanyak-banyaknya dan ia lalu rebah di samping Yeni hingga pagi.

Permainan mesum itu berlangsung tiga kali dan membuat Yeni serasa dilolosi tulang benulang hingga ia merasa harus libur ke kantor karena ia tidak kuat dan energinya terkuras oleh Udin malam itu.

Sejak kejadian itu hampir setiap kesempatan mereka selalu melakukan hubungan gelap itu, karena Yeni telah berada dibawah pengaruh pelet Udin dan saat suaminya datang Yeni pandai mengatur jadwal kencannya sehingga tidak membuat curiga suami dan masyarakat di desa itu, mereka kadang-kadang melakukan hubungan seks di gubuk Udin yang memang agak jauh dari rumah penduduk lainnya. Yenipun rajin menggunakan pil KB karena ia juga takut hamil karena hubungan gelapnya itu dan suatu hari ia terlupa dan ia positif hamil, ia amat gusar dan karena pintarnya Yeni memasang jadwal dengan suaminya maka suaminya amat suka cita dan padahal Udin tahu benih itu adalah anaknya karena hampir tiap ada kesempatan ia melakukanya dengan Yeni sedang dengan suaminya Yeni hanya sekali 20 hari dan tidak rutin. Akhirnya anak Yeni lahir di kota karena saat akhir kehamilannya, Yeni pindah ke kota sesuai permintaan suaminya, tidak ada kemiripan anaknya denagn Beni yang ada hanya mirip Udin. Sejak Yeni berada di kota, secara sembunyi-sembunyi Udin menyempatkan diri untuk berkencan dengan Yeni karena Yeni sudah tidak dapat melepaskan diri dari pengaruh pelet Udin.

TAMAT





sumber

Cerita Dewasa | Perjalanan Wisata Paling Berkesan

Sekilas perkenalan diri saya, saya laki-laki berusia 26 tahun kerja di salah satu perusahaan swasta nasional dengan tinggi sekitar 160 cm (termasuk pendek) dan dengan bentuk tubuh yang kurus. Walaupun nafsu makan saya lumayan besar tetapi tetap saja tubuh saya tidak gemuk dan tidak pernah mencapai berat tubuh ideal. Mungkin kalau saya seorang wanita, akan sangat berbahagia karena tidak perlu takut gemuk walaupun banyak makan. O ya, dalam cerita ini sebut saja nama saya Ryo.

Bulan desember 2001, saya mengambil cuti selama seminggu untuk menikmati perjalanan wisata. Maklum untuk melepas rasa lelah dan stress setelah bekerja sepanjang tahun dan termasuk hobby saya juga untuk sering bepergian ke suatu tempat yang tidak pernah saya kunjungi tetapi mempunyai teman yang tinggal di tempat yang akan saya kunjungi. Setelah bersusah payah selama 2 hari (maklum lagi holiday season) akhirnya saya mendapatkan tiket ke Medan.

Lalu saya SMS Melia di Medan, "Besok gue mau ke Medan. Bisa jadi guide gue gak nih?"
Tidak berapa lama langsung dibalasnya, "OK. Datang saja. Pasti lu juga bercanda. Dari dulu katanya mau datang tapi gak pernah datang. Hehehehe".
Setelah cukup lama ber-SMS ria dengan tetap saja dia tidak percaya akhirnya saya putuskan untuk memberikan kejutan saja besok siang kalau sudah sampai di Medan. Melia, 23 tahun, berkulit agak putih sama seperti warga keturunan lainnya dengan tinggi sekitar 158 cm. Kami berkenalan lewat chatting di internet selama hampir 1 tahun tetapi tidak pernah bertatap muka langsung. Hanya melakukan kontak SMS, email dan chatting saja. Walau tidak pernah ketemu kami tetap bisa menjalin hubungan antara teman dan kadang-kadang juga bertukar foto, jadi masing-masing paling tidak mengenal wajah jika saling ketemu.

Akhirnya besoknya saya berangkat ke Medan dengan mengambil penerbangan pertama JakartaMedan. Selama hampir 2 jam, 15 menit kemudian pesawat mendarat di bandara Polonia, Medan. Setelah membereskan barang bawaan saya, saya langsung memesan taksi untuk mengantarkanku ke salah satu hotel yang ada di Medan dan segera check in, lalu saya menelepon Melia.
"Hello, Mel? Dimana lu?"
"Ryo? Gue lagi jalan-jalan di Thamrin Plaza. Emang kenapa? Mau ikut?"
"Wah kalo boleh sih mau dong. Tapi minta dijemput boleh gak? gue gak tau jalan di sini"
Terdengar suara dengan nada yang agak tidak percaya.
"Emangnya lu ada di mana? Medan? Bisa bercanda aja lu. Boleh deh gue jemput kalo lu di Medan. Hahahaha.."
"Benar lho. Ditunggu. Awas kalo nggak datang. Ke Novotel kamar 313."
Masih dengan nada suara yang tidak percaya.
"Yang bener? Gue gak percaya .."
"Bener! Kalo nggak percaya telepon aja ke resepsionis Novotel, tanya nama yang check ini kamar 313. Sini cepat!"
"OK. Awas kalau lu boongin gue"

Setengah jam kemudian terdengar bunyi bel. Dag dig dug juga hati saya, soalnya saya belum pernah ketemu Melia secara langsung. Ketika pintu saya buka, wow, sepertinya saya bertemu bidadari yang turun dari langit. Tidak kusangka Melia yang saya kenal selama ini lewat chatting bisa secantik ini padahal di foto yang dia kirim biasa-biasa saja. Dengan rambut sebahu, wajah yang oval dan bibir seksi yang dihiasi lipstik tipis serta bau parfum yang semakin menambah keanggunan dirinya. Saking cantiknya sampai saya terbengong menatapnya.

"Ryo?" tanya Melia membangunkan saya dari lamunan.
"Iya ya ya?", jawabku sekenanya saja.
Untuk menghilangkan rasa gugup saya langsung saja kujulurkan tanganku untuk menyalaminya dan balik bertanya.
"Melia?", dan langsung disambutnya tanganku.
Ternyata tangannya juga halus. Tangan cewek sih. Pasti dirawat dengan baik.
"Akhirnya kita ketemu juga ya", kataku membuka pembicaraan setelah Melia kupersilahkan masuk.
"Iya, gak sangka juga kalo lu nekat ke Medan"
"Abis udah hampir semua propinsi di Indonesia sudah pernah saya kunjungi. Cuma Medan yang belum termasuk Danau Tobanya. Hehehehe"
"Emang mau berapa lama lu mau di sini?"
"Seminggu aja. Kurasa cukup kan gue menikmati suasana di sini?"
"Cukuplah. Lagian tempat nongkrong di Medan dikit."
"Ok deh. Lu jadi guide gue ya?"
"OK"

Setelah ngobrol cukup lama Melia minta pulang istirahat dan besok akan menemani saya jalan-jalan di Medan. Besoknya pagi-pagi Melia sudah mengajak saya keliling kota Medan. Ternyata cuma butuh 2 hari saja, seluruh tempat wisata di dalam kota sudah saya kunjungi dan cuti saya tinggal 4 hari lagi. Ternyata di hari ke-3 Melia mengajak saya ke Danau Toba dengan tour. Katanya belum terasa ke Medan kalo tidak ke Danau Toba. Saya sih okok aja. Perjalanan dari Medan ke Toba lewat Tebing Tinggi dan Pematang Siantar membutuhkan waktu 5 jam lebih. Dari siang berangkatnya, jadi sore sampainya di Prapatan. Belum lagi untuk pergi ke Pulau Samosirnya dan pukul 6 sore baru sampai di sana, lalu check in ke kamar.

Setelah makan malam bersama rombongan tour, kami berdua akhirnya kembali ke kamar. Di kamar hanya tinggal kami berdua, ngobrol dan minum bir ringan. Jam sudah hampir menunjukkan 11.30 malam ketika keheningan melanda pembicaraan kami berdua. Semua topik sudah habis dibahas untuk malam itu. Untuk itu kutekan saja remote control TV. Wow, ternyata adegan yang muncul adalah blue film dan bukanlah berita gosip semata bahwa banyak hotel menyediakan blue film untuk tontonan tengah malam. Maunya langsung saya memindahkan saluran itu tapi dicegah oleh Melia.

"Nonton aja kalau mau. Gue gak apa-apa kok", katanya dengan nada cuek.
Wah ini anak apa udah biasa nonton yang begituan, pikir saya. Ya saya biarkan saja film itu terus berlanjut dengan seorang cewek jepang digenjot seorang bule dari belakang. Doggy style kata orang. Bunyi desahan dari sang cewek dan lenguhan sang cowok memenuhi keheningan ruangan kamar kami berdua. 15 menit kemudian gaya mereka berganti menjadi missionary style. Gaya yang umum dengan cewek tidur terlentang dengan kaki menjepit pinggang cowok dan cowok menindih dari atas. Hanya kaki sang cewek yang berpindahpindah dengan gaya ini kadang menjepit pinggang cowok kadang diangkat ke atas pundak sang cowok.

Saking seriusnya saya menonton, tidak tahunya ternyata Melia sudah terangsang berat karena film itu. Ketika saya berbalik, pakaian bagian atasnya sudah setengah terbuka dan dia sendiri menggesek-gesekkan tangan ke daerah kemaluannya. Desahannya masih agak tertahan mungkin karena saya ada di sana. Terkejut juga saya dengan aktivitasnya. Maklum dengan umur segini saya tidak pernah melihat bagian sensitif cewek secara langsung paling juga lewat film sama majalah saja, apalagi melakukan kegiatan hubungan intim dengan lawan jenis.

"Ryoo, uuh, bisa bantuin gue gak? uuhh..", lenguhannya sedikit mengeras.
Kutelan ludah sendiri dengan pemandangan di depan mataku. Tidak tahu harus berbuat apa saya.
Lalu kutanya balik, "Bisa kubantu apa?".
"Bantu puasin gue Ryo, ayolah Ryo, kemari, uuhh", ujarnya dengan tangan kiri tetap menggosok bagian kemaluannya yang masih terbungkus celana dalam putih dan kelihatannya sudah basah serta tangan kanan meremas payudara sebelah kanan yang terbuka.
Dengan hati yang berdebar-debar dan kaki serta tangan gemetaran kudekati Melia. Dia kelihatan masih tenang dan masih bisa tersenyum melihat tingkah laku saya yang kikuk dan serba salah walau dalam keadaan terangsang berat. Dalam darah saya juga terasa berdesir dan kemaluan saya terasa mulai menegang. Benar-benar pengalaman yang mendebarkan.

Belum sampai 3 langkah saya mendekat, tangan saya sudah ditarik Melia ke arahnya. Dan langsung mulut saya dilumatnya dengan penuh nafsu.
"Uuuhhmm, uuhhmm", tersumbat sudah suara yang mau keluar dari mulutku.
Baru pertama kali ini saya dicium seorang cewek. Cewek yang cantik dan penuh dengan nafsu sampai terasa sulit bernafas. Selama hampir 5 menit kami saling berciuman tanpa lepas. Semula tangan saya yang diam mulai dituntun Melia untuk meremas payudaranya dan lenguhannya semakin menunjukkan bahwa Melia sudah benar-benar terangsang dan melupakan lingkungan sekitarnya. Mungkin yang ada di otaknya adalah bagaimana mendapatkan kepuasan, kepuasan biologis. Diberi angin seperti itu saya yang semula pasif mulai berlaku aktif. Kulepaskan tali piyamanya dan terbukalah tubuh bagian atas Melia yang putih bersih dengan sebuah cup BH yang telah terbuka. Tidak puas, lalu kubuka kait BH dan mencuatlah kedua payudara yang biasa disebut bukit kembar yang sangat sangat menantang, ukuran 32B dari ukuran BH-nya yang dipakai. Payudara yang benar-benar terawat dengan baik, putih dan puting yang kemerah-merahan.

"Ayo Ryo, puasin gue, hisap dong", katanya sambil menuntun tangan dan kepalaku ke arah bukit kembarnya.
"Uuuhh, oohh, terus Ryo, terus, uuhh.."
Kucium dan kuhisap terus kedua bukit itu secara bergantian dari kiri ke kanan. Sedangkan kedua tangan Melia terus meremas rambutku dan menekan kepalaku ke bukit kembarnya sampai sulit bernafas juga saya.
"Ooohh Ryo, hisap yang kuat, aahh, oohh.. come on baby, ohh", ujarnya sambil mempermainkan kedua bukitnya.
Tangan kananku dituntun Melia untuk mulai meraba dan menggesek-gesek kemaluannya, celana dalamnya benar-benar sudah basah sebelum akhirnya kutarik lepas. Dan Melia sekarang dalam keadaan polos tanpa apapun yang melekat di tubuhnya.

Hampir 10 menit saya mempermainkan kedua bukit itu sampai akhirnya Melia mengangkat kepala saya dan meminta saya berhenti.
"Sekarang giliran gue untuk memberimu kenikmatan Ryo.."
Belum sempat saya berkata apapun saya sudah ditelentangkan di tempat tidurku dan Melia mulai melucuti pakaian tidurku satu per satu hingga tinggal celana dalam saja.
"Wow burung lu lumayan juga. Sini saya belai dulu biar jadi perkasa..".
Ketika tangannya baru menyentuh kemaluanku, sudah terasa ada getaran yang mendebarkan, tetapi masih terganjal celana dalam sehingga belum terasa lepas. Baru pertama kali pula kemaluan saya dipegang oleh seorang cewek. Setelah menggosokkan tangannya beberapa kali, celana dalam saya langsung ditariknya lepas dan bebas sudah ganjalan celana tadi.

"Lumayan, lumayan, gak terlalu buruk untuk cowok seperti lu yang agak kurus"
Nggak tahu itu sindiran atau pujian. Berdiri sebentar, Melia lalu menunduk dan, apa yang dilakukannya, Melia menjulurkan lidahnya ke ujung kemaluanku. Sensasi yang terasa pertama kali sungguh tak terlupakan. Sulit untuk melukiskan perasaan saya saat itu.
"Uuhh..", hanya kata itu yang keluar dari mulutku.
Melihat keadaan saya yang demikian semakin membuat Melia bisa mengatur tempo untuk memberikan sensasi buat saya. Mula-mula hanya ujung lidah dan kemaluan sampai akhirnya hanya pangkal kemaluan saya yang nampak setelah Melia melakukan oral seks untukku. Mulutnya maju mundur dan berputar lidahnya di kemaluan saya, sedang saya hanya bisa melenguh. Lenguhan kenikmatan yang tiada tara sampai akhirnya saya merasakan sesuatu yang mendesak ingin keluar dari kemaluanku.
"Mel, aku, ohh, mau keluar, uhh, oohh"
Mendengar itu Melia semakin mempercepat tempo sampai akhirnya, "Mel, keluar Mel, oohh, Mel, aahh"
Ditelannya habis semua air maniku tanpa sisa.

Kemaluanku langsung lemas, dan Melia tersenyum padaku.
"Ryo, kamu lumayan, nggak kalah dengan yang lain, minum ini dulu lalu nanti kita lanjutan"
Disodorkannya minuman yang dibawa di tasnya. Saya tidak tahu apa itu tapi saya minum saja. Baru 10 menit terasa tenaga saya jadi pulih lagi dan kemaluan saya mulai menegang lagi.
"Nah lihat tuh, kita bisa mulai fase kedua nih Ryo.."
Melia lalu tidur telentang dengan kedua kakinya terjulur ke lantai.
"Sini dan sekarang giliran lu"

Saya menghampirinya lalu dituntunnya kepala saya ke kemaluannya. Baru pertama kali pula saya melihat dari dekat kemaluan cewek. Lalu disuruhnya menjilat. Mulanya enggan juga saya. Tapi akhirnya mau karena kemaluannya kulihat terawat bersih dan rapi. Ada bau sedikit amis tapi khas wanita dan cairan putih bening keluar dari sana. Kujilat klitorisnya dulu.
"Uuuhh, that's right Ryo, terus, oohh, uuhh, uuhhmm", lenguhnya.
Sementara saya terus melakukan aktivitas di kemaluannya, kujilat dan kugigit kecil klitoris dan bibir kemaluannya sehingga lenguhan Melia semakin menjadi jadi.
"Ooohh, aahh, oohh, uuhh, terus Ryo, go on baby, oohh"
"Yeah, that's so damn goodd Ryoo, oohh, aahh make me fly, oohh", mendengar suara seperti itu semakin menambah rangsangan untukku.
"Ryo, now, now, masukin Ryo, oohh.. aku sudah pengen, aahh", desahnya ketika kugigit kecil bibir kemaluannya.

Lalu kuatur posisiku dengan gaya missionary. Agak canggung juga karena ini adalah pertama kalinya saya melakukan hal ini. Melihat itu tangan Melia memegang kemaluanku dan menuntunnya ke arah kemaluannya. Mula-mula masih agak sulit karena saya agak gemetaran juga. Setelah beberapa menit mencoba akhirnya masuk juga.
"Uuuhh..", terasa ada sensasi yang sedikit berbeda dibandingkan ketika dioral.
Terasa sedikit perih dan hangat ketika masuk. Lalu kulakukan penetrasi sedikit demi sedikit dan pelan.
"Ooohh, thank god, yes, uuhh, aahh oohh.."
Lenguhan Melia memang sangat merangsang. Setiap kemaluan saya masuk maka suara desah "Uuuhh.." keluar dari mulut Melia dan ketika kutarik yang keluar adalah "Aaahh..".

Selama 10 menit kami berganti posisi. Sekarang adalah posisi Doggy Style, dengan bertumpu kepada kedua tangannya, Melia menikmati setiap genjotan dan hentakan saya dari belakang.
"Uuuhh, yees, yeess.. oohh yess.. oohh yess, come on Ryo.."
Suara pantat dan bagian tubuh bawah saya beradu menimbulkan bunyi tepukan. Pantat Melia yang begitu padat berisi, menambah rasa gemas saya untuk terus meremasnya. Belum cukup juga saya dalam posisi ini, saya tetap berusaha untuk meremas kedua payudaranya dan beradu mulut dengan tetap mempertahankan irama genjotan saya. Aku tidak tahu apa yang telah diberikan Melia kepada saya sehingga saya bisa bertahan begitu lama.
"You, oohh are aahh greaat Ryoo, oohh, aahh, oohh, aahh.."
Kemaluan Melia yang masih terasa sempit semakin menambah terus nafsu saya untuk terus mengenjotnya. Mungkin saya tidak tahu akau adalah orang ke-berapa yang ML dengannya, tapi ini memberikan saya pengalaman luar biasa yang tidak akan saya lupakan.
"Ooohh Mel, lu juga heebbaatt, aah, oohh, uuhh, kemaluanmu masih kencang dan sempit, aahh, oohh oohh, Mel"

Setelah hampir 20 menit kemudian, baru terasa ada yang mau keluar.
"Mel, aku, aku mau keluar, oohh, uuhh.."
"Iya.. genjot la..ggii Ryo, aakkuu juga mau keluar, uuhh aahh"
"Di dalam atau di luar nihh, oohh"
"Da.. lam saja biar terasa, jangan kuuaatiir, oohh"
Saya semakin mempercepat gerakan maju mundur dengan diimbangi gerakan Melia juga. Suara kecipak semakin memenuhi ruangan kamar.
"Aaakkuu keelluuar, aahh aahh.."
"Aaakkuu juga, Ryoo.. oohh.."
Hentakan terakhir, kudorong dalam-dalam kemaluan saya ke dalam kemaluan Melia yang diikuti dengan gerakan punggung Melia melengkung ke bawah dan dengan kepala mendongak ke atas pertanda dia juga telah mengalami klimaks. Tanganku masih memegang pinggang Melia. Masih bertahan 1-2 menit dalam posisi doggy style sebelum akhirnya Melia meletakkan badannya ke bawah dan telungkup dan saya mencabut kemaluaan saya lalu mendekapkan badan saya ke Melia dan membisikkan kata mesra.
"Lu hebat Mel. Saya jadi suka dan sayang sama lu."
"Terima kasih Ryo, lu telah memberikan kepuasan yang telah saya dambakan selama ini"
"Kembali Mel, dari lu gue telah belajar sesuatu yang hebat.."
"Saya juga suka sama kamu, makanya saya tidak segan untuk melakukan ini denganmu, Ryo. Dan apa yang kita lakukan ini hanya suka sama suka. Just a friend, OK?"
Agak kaget juga saya mendengarnya tapi masih bisa kukuasai diriku.
"Ok mel, we always be a friend"
Akupun membelai mesra dia sampai akhirnya kami berdua tertidur tanpa sehelai benang pun.

Keesokan harinya kami kembali menikmati perjalanan wisata, hanya saja dengan keadaan yang sedikit lebih mesra setelah apa yang kami alami semalam. Sampai akhirnya waktu cuti saya habis di Medan dan pulang kembali ke Jakarta. Di hari kepulangan saya, Melia tetap mengantarku ke bandara untuk pulang ke Jakarta. Melia sekarang melanjutkan studi ke Amerika dan aku tidak tahu kapan ia akan kembali. Melia, Melia, i always remember what you have tought me! Tidak rugi perjalanan saya kali ini ke Medan. Sangat sangat special jika dibandingkan dengan semua perjalanan wisata saya selama ini.

T A M A T




sumber

Artis Korea Yeo Min Jung Pamer Payudara

Payudara Yeo Min Jung

Artis Korea Yeo Min Jung dianggap melakukan aksi pamer payudara setelah kejadian baju yang dikenakannya melorot sehingga memperlihatkan payudara seksinya.

Kejadian baju Yeo Min Jung melorot ini sempat terjadi dua kali sehingga dua kali pula payudara seksi Yeo Min Jung terlihat di publik, kejadian ini pun sempat diabadikan dalam sebuah video di Youtube. 

Masyarakat yang mengetahui jika baju Yeo Min Jung melorot sepertinya tidak merasa heran  sebab mereka meyakini jika dua kejadia itu memanag sengaja dilakukan oleh Yeo Min Jung, kejadian tersebut dianggap hanya untuk pamer payudara. 

Dalam video rekaman yang memperlihatkan baju Yeo Min Jung melorot terlihat jika Min Jung tampak sangat jelas menyentuh bagian kiri bahunya, sebelum gaun berwarna biru yang dikenakannya melorot. Bahkan ketika kejadian pertama jelas jelas jika baju melorotnya tersebut sengaja dilakukannya dengan sengaja menarik tali gaunnya. 

Aksi pamer payudara di atas red carpet ini dianggap sebagai sebuah cara mendongkrak popularitas Min Jung. Maklum saja, sebelumnya telah banyak artis Korea yang namanya melambung setelah mengalami insiden payudara “ngintip”. Demikian seperti dilansir dari Newsen.

Berikut videonya :

Pacar Baru Ariel Noah, Chelsea Elizabeth Islan

Banyak orang ingin tahu siapa pacar baru Ariel Noah saat ini, ternyata seorang pendatang baru di dunia hiburan bernama Chelsea Elizabeth Islan menjadi pacarnya Ariel Noah, bahkan mereka berdua tidak canggung canggung untuk bermesraan. 

Banyak orang yang belum mengenal sosok  Chelsea Elizabeth Islan sebab bintang muda ini memang baru di dunia hiburan Indonesia, Namun kedatanganya kini langsung meluluhkan hati Ariel Noah dan menjadikan ia pacarnya. 

Namun jangan kamu kira Ariel Noah dan Chelsea Elizabeth Islan pacaran benar ya, kisah cinta antara Ariel Noah dan Chelsea Elizabeth Islan hanya terjadi di video klip terbaru NOAH ‘Tak Lagi Sama’. Dalam video klip ini Ariel Noah dan Chelsea Elizabeth Islan terlihat sangat mesra sekali. 

Ketika harus mesra dengan Ariel Noha Chelsea Elizabeth Islan ternyata sempat deg deg gan dan gugub. “Awalnya deg-degan sih. Aku deg-degannya paling supaya bisa tampil lebih bagus, dan menemukan chemistry-nya. Karena ini kan bercerita, tentang pasangan,” ungkap Chelsea seperti dilansir Detikhot (16/7). 

Walaupun ia gugub bisa beradu akting dengan Ariel Noah namun ia juga merasa senang bisa jadi model dalam video klip NOAH.




Sumber